Jumat, 02 Januari 2015



MAKALAH ETNOGRAFI



 










   Dosen Pengampu : Imam Sofwan





                                                                          Kelompok : 
                                                          Refi Nur Ajizah 1201414055 
                                                      Fauziya Ulfa Prisista 1201414063 
                                                         Arif Prihantanto 1201414075 
                                                   Luthvia Rizkiyanti Azara 1201414079






                                                  PENDIDIKAN LUAR BSEKOLAH
                                                   FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN 
                                               UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
                                                                            2014


KATA PENGANTAR
           
            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga makalah Antropologi dapat kami susun dengan baik. Sholawat dan salam tetap terlimpahkan kepada nabi Muhammad SAW, yang telah membawa manusia kejalan yang benar.

            Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Antropologi fakultas ilmu pendidikan Uneversitas Negeri Semarang. Diharapkan dengan penyusunan makalah ini pemahaman kami tentang Etnografi beserta kajiannya dapat semakin dalam. Tidak lupa kami berharap kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi terwujudnya makalah yang lebih baik lagi.



                                                                                    Semarang, 6 Oktober 2014



                                                                                                Penyusun


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................ I
DAFTAR ISI.......................................................................................... II
BAB. I PENDAHULUAN.................................................................... 1
a.       Latar Belakang............................................................................ 1
b.      Tujuan.......................................................................................... 1
c.       Rumusan Masalah....................................................................... 1
BAB. II PEMBAHASAN...................................................................... 2
a.       Pengertian Etnografi................................................................... 2
b.      Kesatuan social dalam Etnografi................................................. 2
c.       Kerangka Etnografi..................................................................... 2
d.      Lokasi, lingkungan alam, dan demografi.................................... 3
e.       Unsur-unsur Kebudayaan............................................................ 3-5
f.       Kajian Etnografi.......................................................................... 5
BAB. III KESIMPULAN...................................................................... 6
a.       Kesimpulan.................................................................................. 6
DAFTAR PUSTAKA............................................................................. 7

d.       
BAB 1
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Bangsa Indonesia terkenal dengan masyarakat yang memiiki kebudayaan yang beraneka ragam. Pada setiap daerah, masyarakat kita mengembangkan kebudayaan masing-masing. Kebudayaan yang dikembangkan didaerah-daerah disebut dengan kebudayaan local. Kebudayaan umat manusia memiliki tujuh unsur kebudayaan yang bersifat universal. Ketujuh unsur tersebut adalah sistem religi, sisitem kemasyarakatan, sisitem pengetahuan, sistem bahasa, sistem kesenian, sistem mata pencaharian dan sistem teknologi.
Etnografi merupakan suatu kebudayaan suku bangsa. Namun karena didunia ini ada suku-suku bangsa yang kecil yang terdiri dari hanya beberapa ratus penduduk tetapi juga ada suku-suku bangsa yang besar yang terdiri dari berjuta-juta penduduk, maka sebuah etnografi sudah tentu tidak dapat mencakup keseluruhan dari suku bangsa yang besar. Kesatuan kebudayaan suku bangsa disuatu komunitas dari suatu daerah geografi ekologi atau disuatu wilayah administrative tertentu menjadi pokok sebuah etnografi.

B.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui tentang etnografi
2.      Untuk memahami unsur-unsur kebudayaan
3.      Untuk menyajikan contoh kajian mengenai etnografi

C.     Rumusan Masalah
1.      Apa definisi dari etnografi?
2.      Unsur-unsur kebudayaan apa yang terkandung dalam etnografi?
3.      Apa saja contoh dari kajian etnografi?














BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Etnografi
Etnografi berasal dari kata ethos, yaitu bangsa atau suku bangsa dan graphein yaitu tulisan atau uraian.
Definisi etnografi menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:
1.      Richards
Etnografi adalah kajian tentang kehidupan dan kebudayaan suatu masyarakat atau etnik, misalnya tentang adat istiadat, kebiasaan, hukum, seni, religi dan bahasa. Kajian perbandingan tentang kebudayaan dari berbagai masyarakat atau kelompok.
2.      Koentjaraningrat
Etnografi adalah suatu deskripsi mengenai kebudayaan suatu suku bangsa.
Etnografi adalah ilmu tentang unsur-unsur atau masalah-masalah kebudayaan suku bangsa dan masyarakat penduduk suatu daerah diseluruh dunia secara komprehensif dan tujuan mendapat pengertian tentang sejarah dan proses evolusi serta penyebaran kebudayaan didunia.

B.     Kesatuan Sosial dalam Etnografi
Sebuah karangan etnografi adalah suatu deskripsi mengenai kebudayaan suatu suku bangsa. Namun karena di dunia ini ada suku-suku bangsa kecil terdiri dari hanya beberapa ratus penduduk tetapi juga ada suku-suku bangsa besar yang terdiri dari berjuta-juta penduduk, maka seorang ahli antropologi yang mengarang sebuah etnografi sudahtentu tidak dapat mencakup keseluruhan dari suku-suku bangsa yang besar itu dalam deskripsinya.

C.     Kerangka Etnografi
Bahan mengenai kesatuan kebudayaan suku bangsa di suatu komunitas dari suatu daerah geografi ekologi, atau di suatu wilayah adminisrtrasi tertentu yang menjadi pokok deskripsi sebuah buku etnografi, biasanya dibagi ke dalam bab-bab tentang unsure-unsur kebudayaan menurut suatu tata-urut yang sudah baku. Susunan tata-urut itu kita sebut sebagai “ Kerangka Etnografi “.
Mengenai tata-urut dari unsur-unsur itu, para ahli antropologi dapat memakai suatu system menurut selera dari perhatian mereka masing-masing. System yang paling lazim dipakai adalah system dari unsure yang paling konkret ke yang paling abstrak. Walaupun demikian, setiap ahli antropologi mempunyai focus perhatian tertentu.

D.    Lokasi, Lingkungan Alam dan Demografi
Dalam menguraikan lokasi atau tempat tinggal dan penyebaran suku-suku bangsa yang menjadi pokok deskripsi etnografi perlu dujelaskan cirri-ciri geografinya. Ada baiknya juga kalau penulis etnografi dapat melukiskan cirri-ciri geologi dan geomorfologi dari daerah lokasi dan penyebaran suku bangsanya, sedangkan suatu hal yang perlu juga adalah keterangan mengenai cirri-ciri flora dan fauna di daerah yang bersangkutan.

E.     Unsur-unsur Kebudayaan
1.      Bahasa
Bab tentang bahasa atau system perlambangan manusia yang lisan maupun yang tertulis untuk berkomunikasi satu dengan yang lain, dalam sebuah karangan etnografi, memberi deskripsi tentang ciri-ciri terpenting dari bahasa yang diucapkan oleh suku bangsa, beserta variasi-variasi dari bahasa itu.

2.      Sistem Teknologi
Bab tentang teknologi atau cara-cara memproduksi, memakai, dan memelihara segala peralatan hidup dari suku bangsadalam karangan etnografi, cukup membatasi diri terhadap teknologi yang tradisional, yaitu teknologi dari peralatan hidupnya yang tidak atau hanya secara terbatas dipengaruhi oleh teknologi yang berasal dari kebudayaan Ero-Amerika atau kebudayaan “Barat”.
Teknologi tradisional mengenai paling sedikit delapan macam system peralatan dan unsure kebudayaan fisik yang dipakai oleh manusia yang hidup dalam masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup dari pertanian,yaitu :
1.      Alat-alat produktif
2.      Senjata
3.      Wadah
4.      Alat-alat menyalakan api
5.      Makanan, minuman, bahan pembangkit gairah, dan jamu-jamuan
6.      Pakaian dan perhiasan
7.      Tempat berlindung dan rumah
8.      Alat-alt transport

3.      Sistem mata Pencaharian
System mata pencaharian tradisional. Perhatian para ahli antropologi terhadap berbagai macam system mata pencaharianatau system ekonomi hanya terbatas kepada system-sistem yang bersifat tradisional saja, terutama dalam rangka perhatian merekan terhadap kebudayaan suatu suku bangsa secara holistik.

4.      Sistem Religi
A.    Perhatian Ilmu Antropologi terhadap Religi
Religi telah menjadi pokok penting dalam buku-buku para pengarang tulisan etnografi mengenai suku-suku bangsa ketika ilmu antropologi belum ada dan hanya merupakan suatu himpunan tulisan mengenai adat istiadat dari suku-suku bangsa di luar Eropa.
Masalah asal mula dari suatu unsur religi, artinya masalah penyebab manusia percaya adanya suatu kekuatan gaib yang dianggapnya lebih tinggi dari padanya.
B.     Unsur-Unsur Khusus dalam Sistem Religi
Suatu sistem religi dalam suatu kebudayaan selalu mempunyai cirri-ciri untuk sedapat mungkin memelihara emosi keagamaan itu diantara pengikutnya. Emosi keagamaan merupakan unsur penting dalam suatu religi bersama dengan sistem keyakinan, sistem upacara keagamaan, dan suatu umat yang menganut religi itu.

5.      Sistem Kemasyarakatan
A.    Unsure-unsur Khusus dalam Kemasyarakatan
Setiap kehidupan masyarakat diorganisasi atau diatur oleh adat istiadat dan aturan-aturan mengenai berbagai macam kesatuan didalam lingkungan tempat individu hidup dan bergaul dari hari ke hari. Kesatuan sosial yang paling dekat adalah kesatuan kekerabatannya yaitu keluarga inti.
B.     Sistem Kekerabatan
Dalam masyarakat pengaruh industrialisasi sudah masuk mendalam, tampak bahwa fungsi kesatuan kekerabatan yang sebelumnya penting dalam banyak sektor kehidupan seseorang, biasanya mulai berkurang dan bersamaan dengan itu adat istiadat yang mengatur kehidupan kekerabatan sebagai kesatuan mulai mengendor.

6.      Sistem Pengetahuan
A.    Perhatian Antropologi dalam Pengetahuan
Dalam suatu etnografi biasanya ada berbagai bahan keterangan mengenai pengetahuan biasanya meliputi pengetahuan mengenai teknologi, kepandaian suku-suku bangsa dan perhatian terhadap pengetahuan yang mencolok.
B.     Isi Sistem Pengetahuan
Tiap suku bangsa didunia biasanya mengetahui pengetahuan tentang
a.       Alam sekitarnya
b.      Alam flora didaerah tempat tinggalnya
c.       Alam fauna dalam tempat tinggalnya
d.      Zat-zat, bahan mentah dan benda-benda dalam lingkungannya
e.       Tubuh manusia
f.       Sifat-sifat dan tingkah laku manusia
g.      Ruang dan waktu

F.      Kajian Etnografi
Etnografi berarti melukiskan atau menggambarkan kehidupan suatu masyarakat atau bangsa. Oleh karena itu :
1.      Pekerjaan antropolog dalam mendeskripsika dan menganalisis kebudayaan, yang tujuan utamanya adalah memahami pandangan ( pengetahuan ) dan hubungannya dengan kehidupan sehari-hari ( perilaku ) guna mendapatkan pandangan ‘ dunia “ masyarakat yang diteliti.
2.      Komponen penelitian yang fundamental dalam disiplin akademis antropologi ( buadaya ), sehingga etnografi merupakan tipe khas dalam antropologi
3.      Bentuk penelitian social-budaya yang bertipekan :
a.       Studi mendalam ( kualitatif ) tentang keragaman fenomena social-budaya suatu masyarakat
b.      Pengumpulan data primer dengan pedoman wawancara
c.       Penelitian pada satu aqtau beberapa kasus secara mendalam dan komparatif
d.      Analisis data melalui interpretasi fungsi dan makna dari pemikiran dan tindakan, yang menghasilkan deskripsi dan analisis secara verbal
Berdasarkan konsep dan sejarah etnografi, maka karya etnografi dapat dibagi dalam beberapa tipe, yaitu meliputi etnografi : deskriptif/positivism, historis, simbolik/interpretif, structural, dan kini/kontemporer. Tipe-tipe karya etnografi biasanya ditulis berdasarkan atau berkaitan gengan paradigma dan teori yang dianut oleh antropologi dalam penelitian etnografinya.






BAB III
KESIMPULAN

A.    Kesimpulan
Berdasarkan makalah diatas, dapat kita ambil kesimpulan bahwa Etnografi adalah ilmu yang menggambarkan atau menganalisis kehidupan suatu masyarakat atau bangsa yang di lihat dari beberapa unsure-unsur budayanya secara geologi dan geomorfologi.


            DAFTAR PUSTAKA

Ahimsa-Putra, Heddy Sahri
1997      “ Antropologi Koentjaraningrat : Sebuah Tafsir Epistemologis “,
          dalam EKM.Manisambow (ed), Koentjaraningrat dan Antropologi
          Di Indonesia. Jakarta: AAI dan Yayasan Obor, hal.25-48

Budisantosa
1991      “ Corak Kebudayaan Indonesia “.Studi Indonesia, 01:11-62

Koentjaraningrat
1993      “ Pendahuluan”, dalam Koentjaraningrat,(ed.), Masyarakat
                 Terasing di Indonesia. Jakarta: Gramedia, hal. 1-18

R. Naroll, On Ethnic Unit Clasification, Current Anthropology. V, 1964: hal 285-312

Buku karangan Koentjaraningrat

1 komentar: